Morning_Glory Asked
Pacar saya malu mengakui saya sebagai pacar
Saya memiliki pasangan yang tidak segan untuk mengatakan cinta setiap hari. Dia juga punya rencana membina hubungan serius dengan saya. Hubungan kita berjalan 1 tahun. Usia kita sama-sama 25 tahun. Tapi, dia tidak mau mengenalkan saya ke orang tuanya atau saudaranya sebagai pacar. Dia sering menguploas foto berdua dengan teman-teman wanitanya atau mengupload foto teman wanitanya. Dia juga masih menyimpan foto mantannya. Dia tidak pernah mengambil foto berdua dengan saya. Saya mencoba menyuruhnya untuk mengupload foto saya di salah satu media sosial miliknya. Memang dia menguploadnya tapi ambigu. Lalu seorang temannya berkomentar meminta dia untuk mengupload foto berdua dengan saya. Dia menjawab malu. Saya meminta penjelasan darinya kenapa dia malu. Dia menjawab dia tidak siap menerima bullyan dari teman-temannya. Saya menunjukan bukti bahwa dia tidak pernah malu berfoto dengan wanita lain atau mengupload foto wanita lain meskipun teman-temannya membully. Apa yang harus saya lakukan?
Cowokku sudah aku uji. Sekarang dia lebih berani untuk menunjukan saya sebagai pasangannya. Di kehidupan nyata atau di dunia maya. Berarti memang tidak ada hati yang dijaga diluar sana. Sekarang tinggal ngasih kesempatan aja buat dia gimana kedepannya.
Saya sudah tanya. Kenapa dia malu upload di sosmed katanya malu kalau di bully sama teman-temannya. Lalu, kenapa ngenalin ke ortu cuman teman. Dia njawab nanti ditanyai aneh-aneh. Dia nanti di ceramah i. Cuman aku enggak habis pikir dia bisa upload foto sama teman cewek lainnya enggak malu tapi kog sama aku malu. Gitu aja. Saya curiga ada hati yang di jaga. Kalau masalah ke orang tuanya mungkin juga dia emang belum serius sama saya. Nanti lah saya update lagi. Gimana jawabannya dia kalau aku tegesin. Dia masih perlu diuji dulu sebelum aku berangkat. Besok ketemu saya bahas lagi sama dia. Saya kasih tenggang waktu. Lagian saya mau belajar ke luar negri. Kalau memang dia serius sama saya ya bisa dipertahankan. Kalau enggak serius ya ditinggalin. Lagian saya tidak mau ambil pusing meskipun awalnya saya sakit hati. Karena sebelum meluapkan kemarahan saya riset dulu dan saya bawa bukti. Baru anaknya di interogasi. Kalau jawabannya diluar nalar ya saya tidak terima.
user Anonymous answered
kamu harus koreksi dirimu apa menurut yang membuat dia malu untuk mempublikasikan hub kalian
user noname12 answered
sama2 mbak saya juga punya problem siapa tau mbak bisa ngasih solusi buat saya, judul opini nya "saya harus bagaimana?"
barang kali mbak bisa membantu saya 😁
Hahahaha iya. Aku besok bakalan ngejelasin lagi tentang hubungan kita langsung. Tapi nunggu 3 hari soalnya saya masih marah. Makasih bantuannya. Sangat membantu sekali.
user noname12 answered
mungkin sekarang balik lagi ke diri mbak tentunya mau digimanain hubungan mbak kedepannya
mungkin mbak juga sudah paham arti keseriusan hubungan dewasa itu bagaimana dan seperti apa
seperti yang saya bilang barusan , karena saya juga pribadi cowok , toh namanya kenalin ke keluarga dia kan gpp bukan nanya kapan tanggal kan?
seperti itu mbak bener kata mbak barusan dikenalin kan bukan berarti langsung nikah juga
kalo mau saran dari saya mbak kasih tenggang waktu kedia tentang kejelasan hubungan nya
Karena pernikahan itu kan tentang menyatukan 2 keluarga bukan 2 manusia lagi , nikah yang sah , bukan syiri
gimana mau nikah gitu mbak dikenalin ke keluarga nya aja belum, ke kerabat dia takut di bully , cowo macam apa itu , maaf kalo frontal 😁